Adidas Superstar
Pada awal 1960-an, Adidas berusaha untuk memperluas ke pasar basket Amerika, yang pada saat itu didominasi oleh Converse . Perusahaan memperkenalkan Superstar pada tahun 1969 sebagai versi low-top dari sepatu basket Pro Model . Itu adalah sepatu basket low-top pertama yang menampilkan bagian atas semua kulit dan dipasarkan sebagai memberikan dukungan yang lebih baik daripada sepatu kanvas Converse . Dengan pelindung jari kaki karet dan sol yang tidak meninggalkan bekas, sepatu itu menarik perhatian pemain NCAA dan NBA , terutama Kareem Abdul-Jabbar dan George Gervin . Pada tahun 1973, Superstar dilaporkan dipakai oleh lebih dari 75% dari semua pemain NBA
sekitar tahun 1976, Adidas merilis versi terbaru dari sepatu asli yang disebut Pro Model II dan Superstar II . Desain kedua sepatu diperbarui dengan tampilan baru dan bahan yang lebih baik. Versi sepatu khusus ini akhirnya akan kehilangan "II" dan disebut hanya sebagai "Pro Model" dan "Superstar" oleh perusahaan, menggantikan model lama
Transisi ke Budaya Pop & Hip-Hop (1980-an)
-
Popularitas sepatu ini melonjak di luar lapangan ketika grup hip-hop legendaris RUN-D.M.C. mulai memakainya sebagai bagian dari gaya khas mereka.
-
Mereka memakai Adidas Superstar tanpa tali, dan menjadikannya bagian dari identitas jalanan.
-
Tahun 1986, RUN-D.M.C. merilis lagu berjudul “My Adidas” — sebagai bentuk kecintaan mereka terhadap sepatu ini.
-
Lagu ini menarik perhatian Adidas dan menghasilkan kontrak sponsorship besar, menjadikan RUN-D.M.C. artis hip-hop pertama yang disponsori merek olahraga besar.
Ikon Streetwear & Fashion
-
Sejak saat itu, Adidas Superstar menjadi simbol gaya urban, street culture, dan fashion kasual.
-
Dirilis dalam berbagai warna dan kolaborasi dengan desainer, artis, dan merek ternama.
-
Tetap menjadi bagian dari lini produk Adidas hingga hari ini, sebagai sepatu klasik yang tak lekang oleh waktu.
Harga : 1.400.000





Komentar
Posting Komentar